i'tikaf

Menata Rumah Mempersiapkan I’tikaf di Rumah Saja

Hari ini kita sudah berada di hari ke-21 Ramadhan, artinya sekarnag kita tengah berada di fase ke-3 bulan ramadhan, yakni 10 hari terakhir, di mana ampunan Allah menjadi sangat prioritas untuk kita terus mohonkan. Karena itulah proses i’tikaf di 10 hari terakhir ini tidak boleh ditinggalkan, walaupun tetap harus melakukan social distancing dan pshisycal distancing, yakni di rumah saja. amalan-amalan yang biasa dilakukan ketika i’tikaf di masjid tetap harus dijalankan.

lalu, bagaimana caranya i’tikaf di rumah? apakah pahalanya sama dengan pahala ketika i’tikaf di masjid?

sahabat muslim yang dimuliakan Allah SWT, tentu kita semua merindukan masjid. memakmurkannya sebagaimana yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat juga orang-orang sholih lainnya melakukannya, dan tentu pahala yang sangat luar biasa serta cinta Allah yang meliputi kebahagiaan kita semua. namun, kondisi yang mengharuskan kita berada di rumah saja ini menjadikan kita harus merelakan untuk tidak melakukan hal-hal tersebut.

Namun jangan sedih sahabat, karena amalan-amalan yang biasa dilakukan di masjid juga bisa dilakukan di rumah lho, bersama keluarga tercinta tentunya.

bagaimana caranya? berikut tips-tips yang bisa kita terapkan agar ibadah 10 hari terakhir kita maksimal di rumah saja.

  • menata rumah layaknya masjid

ruangan yang seirama dengan masjid tentu akan memberikan efek yang semisal, suasana yang membawa kita pada nuansa masjid, sehingga amalan-amalan yang akan dijalankan bisa lebih maksimal dan tentunya mudah dilaksanakan bersama.

seperti contohnya ruangan keluarga yang awalnya ada sofa dan televisi, bisa kita markup menjadi ruangan yang luas dengan menyingkirkan sofa tersebut. kemudian gelar karpet selebar-lebarnya, siapkan rak atau mini table untuk menyimpan al-Qur’an dan buku-buku islami lainnya.

kamu bisa banyak melakukan hal-hal baik di sini, seperti tilawah alQur’an bersama, bercerita sirah nabawiyah selepas sholat atau diwaktu senggang, kemudian dzikir pagi petang berjama’ah, dan lainnya.

ruangan ini merupakan ruangan pengganti masjid untuk masa-masa seperti ini, oh iya jangan lupa singkirkan benda-benda yang bisa mengganggu kekhusyukan iabadah di 10 hari terkahir ini yaaa..

  • menyesuaikan pencahayaan

agar lebih betah di ruangan ini, pencahayaan menjadi sangat penting untuk disesuaikan.

  • wewangian khas masjid

wewangian khas masjid juga bisa menjadi pilihan anda untuk menambah betah anda dan keluarga beribadah di 10 hari terakhir ramadhan.

  • melakukan perjanjian bersama keluarga

untuk mensukseskan ibadah 10 hari terkahir di bulan ramadhan ini, tentunya tidak bisa sendirian, apalagi dalam kondisi di rumah saja. perlu adanya dukungan serta kerjasama tim yang baik. suami sebagai pemimpin, istri sebagai manager, dan anak-anak bisa dibagi menjadi beberapa kriteria.

perjanjian ini dilakukan dengan harapan tidak adanya masalah ditengah perjalanan, seperti misalnya rasa malas dan mengacau ditengah proses perjalanan ibadah i’tikaf.

InsyaAllah, bagaimanapun ikhtiar kita untuk menggapai malam lailatul qadr dan yang terpenting adalah menggapai ridha Allah SWT dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalllam, melalui berbagai amal ibadah yang kita lakukan selama ramadhan ini. Aamiin

Selamat menjalankan ibadah i’tikaf dirumah aja, jangan lupa terus bahagia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top